Infeksi Saluran Kencing saat hamil dan pasca melahirkan

Infeksi Saluran Kencing (ISK)

Hari ini, kita tidak akan membahas tentang topik yang serius. Bukan soal sejarah popok bayi, tapi soal infeksi saluran kencing (ISK). Semua wanita terutama setelah menikah pasti pernah dengar soal infeksi saluran kencing atau ISK ini. Ini merupakan penyakit yang cukup umum menyerang wanita, dari ibu hamil, wanita yang belum menikah, bahkan sampai bayi pun bisa terkena ISK. Terutama untuk bayi perempuan, kita bisa minimalkan kemungkinan ISK dengan rutin dan teratur mengganti popok si bayi.

Berikut aku akan share soal pengalaman ISK yang pernah aku alami... Pertama kali mengalami ISK yaitu di awal pernikahan. Aku waktu itu masih buta soal ISK. Aku sering kencing dan kencingnya sedikit, lalu setiap kali kencing tuh pas uda tetes-tetes terakhir ada rasa sakit. Aku pikir aku panas dalam kurang minum air, sampai aku sempat pikir jangan-jangan aku kena batu ginjal...

Kena ISK, bikin galau...
Kena ISK, bikin galau...

Galau dan takut, aku langsung ke apotek terdekat dan dikasihnya obat buat penghancur batu di saluran kencing. Ini salah banget yah Moms... Setelah minum obat, gak ada efek yang berarti, malah makin parah, aku sampai jalan aja pinggangnya sakit, jalannya sampai harus nyeret huhuhu... Setelah aku cerita sama temenku yang kebetulan Dokter, aku disuruh beli obat Monuril cukup diminum 1 sachet aja. Ini harganya cukup mahal, waktu tahun 2017 di apotek hampir 200 ribu... Tapi untungnya cukup sekali minum langsung sembuh. Setelah itu aku belum terkena ISK lagi sampai pada saat hamil.

ISK saat hamil

Waktu itu aku lagi hamil bulan keempat. Pas tengah malam aku menggigil hebat, kepala sangat sakit, sampai rasanya sakit di bola mata, mau liat hp atau baca tulisan aja tuh butuh perjuangan Moms. Mual yang aku rasakan makin menjadi. Jadi semalaman aku gak bisa tidur kedinginan menggigil dan muntah-muntah. (Menggigilnya bukan cuma kedinginan biasa yah, ini ekstrim banget sampai jantung rasanya nyesss banget). Badan sakit semua, kaki tangan lemas, aku inget sampai jalanpun susah sekali. Belum pernah aku rasain sakit yang sehebat itu, menderita banget. Rasanya pengen cepet fast-forward ke pagi hari, supaya bisa ke Dokter Kandunganku...

Jadi tengah malam itu suamiku sibuk telpon ke beberapa RS, cari dokter kandungan yang jadwal praktek-nya sepagi mungkin... dan kebetulan ada ibu Bidan yang lagi jaga. Ibu bidan ini infokan untuk minum Paracetamol. Aku minum Sanmol dan setengah jam kemudian aku berkeringat banget, badan jadi enak dan aku tidur. Tapi itu hanya bertahan selama 2-3 jam. Setelah efek obat hilang, kumat lagi menggigil hebatnya. Jadi sampai pagi itu aku sudah kumat 3 kali. Paginya aku langsung ke RS Hermina Kemayoran. Aku inget itu jalan aja aku gak bisa, jalannya dipapah suami. Aku masuk UGD dan dimasukin obat penurun panas dari anus.

Di UGD, aku ditawarin infus tapi aku gak mau. Aku lebih pilih pulang setelah berkeringat. Pulang dari RS aku kumat lagi terus menerus sampai gak bisa tidur. Besok paginya aku langsung ke dokter kandunganku, Dr Yuma di RS Mitra Kemayoran. Melihat keadaanku Dr Yuma minta aku di cek darah dan urine, dan ternyata aku positif infeksi bakteri di saluran kemih. Aku dapat antibiotik starcef dari Dr Yuma dan disuruh lanjutin Paracetamol. Keadaan aku baru membaik setelah dua hari kemudian.

ISK pasca melahirkan

Selanjutnya, saat itu lima bulan pasca melahirkan. Aku mendadak meriang dan lemas. Kirain masuk angin biasa... jadi aku minum tolak angin dan berangkat kondangan sepupuku. Sampai di tempat acara, aku sangat kedinginan, dan gak bisa makan. perut sangat mual dan kaki berasa seperti jelly, lemes banget. Aku pulang cepat, begitu tiba di rumah aku seperti hipothermia mendadak. Aku langsung dilarikan ke RS Husada.

Saat itu Dokter mengharuskan rawat inap, dan langsung dilakukan tes darah. Hasilnya aku positif ISK dan sudah menyerang ginjal (jadi kalo infeksi sudah masuk ke ginjal, bisa di-cek dengan menekan bagian perut kanan. Waktu itu Dokter menekan perut kanan aku dan bagian pinggang, itu aku kesakitan). Malam itu terasa sangat panjang, sama sekali gak bisa tidur, sakit kepala hebat sampai terasa ke bola mata dan muntah-muntah. Aku di-infus antibiotik Levofloxacin, obat lambung dan mual dan diberikan obat minum Paracetamol. Keadaanku baru membaik setelah 3 hari di RS huhuhu....Ohya, saat di RS aku baru sadar sebenernya udah ada gejala ISK. Dari beberapa hari sebelumnya aku mulai sering kencing, tiap 10 menit bisa kencing loh. Aku cuma kira aku kebanyakan minum air jadi aku malah membatasi air hiks...

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Oke, jadi kenapa aku bisa terkena ISK berkali-kali? Katanya sih kalo seseorang sudah pernah terserang ISK, jadi lebih mudah terserang penyakit ini lagi. Ada teman-ku bilang dia bisa sampai 4 kali dalam setahun terkena ISK, sudah langganan katanya hehehe...

Jadi kalau kita tidak mau terkena ISK, berikut adalah hal-hal yang perlu kita perhatikan:

  1. Minum banyak air putih sehari-hari. 
  2. Setelah selesai berhubungan dengan suami, wajib membersihkan organ intim, pipis, dan minum air putih yang banyak (supaya bisa pipis lebih banyak lagi secepatnya).
  3. Perhatikan arah cebok, harus dari depan ke belakang.
  4. Perhatikan air untuk mencebok. Paling tidak, gunakan air ledeng. Kalo sampai harus pakai air sumur / air tanah, bilas dengan air yang bersih. 


Semoga sharing dari aku bermanfaat ya buat para Mommies... Pesan dari aku juga jangan abaikan gejala-gejala awal (sering kencing, tapi keluarnya selalu sedikit, dan terasa sakit...) Karena kalau dari awal uda diobati, pasti gak akan separah aku. Cukup pakai Monuril sekali bisa langsung sembuh. ISK itu bisa berkepanjangan loh Moms, jadi perhatiin baik-baik yah...

Komentar