Sejarah Popok Bayi

Popok Bayi Zaman Dahulu

Kalau dipikir-pikir, sejak peradaban manusia yang paling dahulu, tentu bayi-bayi sudah diberikan semacam popok. Mengingat bahwa popok bayi "sekali pakai" (pospak) atau popok disposable adalah teknologi yang baru saja dicipta sekitar tahun 1950-an. Sebelum tahun 1950, yang digunakan adalah popok kain (sama seperti popok wanita dewasa saat menstruasi).

Tergantung dari daerah mana, popok kain zaman dulu bisa terbuat dari bahan kapas, ataupun tanaman bambu. Popok kain zaman dulu tentunya tidak punya daya serap dan tahan tembus seperti popok bayi modern. Dan kalau dengan popok bayi modern saja, bayi kita harus sering-sering di "intip" untuk digantikan popok-nya, bisa dibayangkan betapa repot-nya orang zaman dahulu yang menggunakan popok kain primitif... Harus lebih sering "intip", lebih sering ganti, dan lebih sering cuci popok kain si bayi.

Nyuci popok si dedek bayi, nga pernah ada habisnyaa...
Nyuci popok si dedek bayi, nga pernah ada habisnyaa...
Lalu, kalau sebelum ada teknologi menenun kain, popok macam apa yang digunakan untuk bayi? Ada tulisan-tulisan literature kuno yang membahas penggunaan kulit binatang (kulit kelinci) dan daun-daunan yang digunakan sebagai popok bayi. Di daerah-daerah tropis, dimana cuaca-nya panas, para ibu zaman dahulu bahkan membiarkan si bayi tanpa popok ataupun pakaian. Jadi kalau si bayi buang air, langsung jatuh berceceran saja tuh hehe...

Hidup tanpa popok bayi itu sulit
Hidup tanpa popok bayi itu sulit ya...

Bersyukur juga kan bahwa kita sekarang hidup di zaman yang sudah ada popok bayi disposable. Tidak perlu repot-repot cuci dan jemur popok. Zaman sekarang, kita punya banyak sekali ragam dan pilihan popok bayi. Kadang malah sampai bingung popok baby mana yang harus dibeli saking kebanyakan pilihan...



Komentar